counter create hit Skip to main content

Data Facebook Anda Bocor?? Ini Caranya!

Puluhan juta data akun Facebook bocor. Tercatat 87 juta akun pengguna Facebook di seluruh dunia digunakan secara ilegal oleh Cambridge Analytica, firma konsultan politik yang pernah digunakan Donald Trump saat kampanye Pilpres AS. Bahkan di Indonesia terdapat 1.096.666 akun Facebook yang datanya juga dipakai Cambridge Analytica. Tentu saja bocornya data pengguna Facebook tersebut memunculkan kehebohan di dunia. Facebook pun terancam ditutup di Indonesia.

Meski terkesan lamban, namun Facebook pun mengirimkan notifikasi kepada penggunanya terkait pembobolan data yang dilakukan Cambridge Analytica tersebut. Pemberitahuan tersebut dikirimkan mulai Senin (9/4/2018). Semua pengguna akun Facebook menerima notifikasi terkait status data mereka digunakan oleh firma konsultan hukum tersebut.

Pengguna Facebook pun akan melihat notifikasi tersebut dalam newsfeed mereka. Ini merupakan cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui data Anda dibobol atau tidak. Selain itu dalam notifikasi tersebut terdapat tombol baru untuk melakukan pengubahan pengaturan privasi. Baik pengguna yang akunnya terdeteksi dibobol datanya oleh Cambridge Analytica atau tidak, akan menerima notifikasi pada newsfeed mereka.

Facebook juga memungkinkan penggunanya untuk memperlihatkan aplikasi apa saja yang mereka gunakan, termasuk informasi pribadi yang bisa diakses oleh aplikasi tersebut. Anda juga bisa menghapus aplikasi-aplikasi yang tidak Anda gunakan lagi.

Agar pembobolan data tidak terjadi lagi, Facebook memberitahukan langkah-langkah untuk pengamanan data pengguna melalui application programming interface. Dengan aplikasi ini pengguna bisa membatasi akses data pengguna yang digunakan di aplikasi lain selain Facebook, termasuk Instagram juga aplikasi phak ketiga lainnya.

Selain 87 juta data pengguna dibobol Cambridge Analytica, Facebook juga telah membekukan Cubeyou, perusahaan analisis data tersebut disinyalir menggunakan data pengguna untuk keperluan akademik yang berujung digunakan secara komersial.

Jika Facebook belum mengirimkan notifikasi tentang pembobolan data di newsfeed, Anda bisa langsung mengunjungi laman bantuan Facebook dan lihat bagian “Was My Information Shared?”, maka jawabannya ada di sana.

One Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *